Tablet PC Untuk Alat Bantu Navigasi Pesawat Terbang

Tablet PC Untuk Alat Bantu Navigasi Pesawat Terbang

Dunia penerbangan memasuki era baru manakala FAA (Federal Aviation Administration) menyetujui penggunaan perangkat tablet PC iPad sebagai alat bantu navigasi udara. Apa keuntungannya Akankah platform selain iPad juga digunakan Selama satu dekade belakangan ini, dunia penerbangan fokus pada penghematan dan pengembangan teknologi yang ramah lingkungan. Airbus dan Boeing, dua raksasa penerbangan dunia sama-sama mengembangkan pesawat yang lebih ekonomis, A320neo dan B737 MAX. Uni Eropa juga ingin memasukkan sektor aviasi ke dalam skema perdagangan karbon.

Meningkatnya harga minyak dunia yang berimbas pada naiknya harga bahan bakar pesawat juga semakin membuat maskapai mengetatkan anggaran dan mencari solusi hemat. Hal tersebut bisa dicapai dengan menggunakan pesawat yang mesinnya lebih ekonomis dan pengurangan beban. Salah satu area beban pesawat bisa dipangkas ada di area kokpit. Di dalam kokpit terdapat dokumen-dokumen manual dan tabel navigasi pesawat dalam bentuk folderfolder berukuran besar. Semua dokumen tersebut dimasukkan ke dalam kopor yang diberi nama Flight Bag. Kini, semua dokumen konvensional berupa kertas- kertas tersebut bisa dimasukkan ke dalam satu perangkat elektronik yang lebih kecil dan ringan. Perangkat inilah yang kemudian disebut dengan Electronic Flight Bag (EFB).

Dengan adanya EFB, distribusi dan update peta navigasi atau dokumen manual kini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Hari Mawardi, salah satu kapten pilot maskapai swasta Indonesia pun mengamininya. Menurutnya, dengan menggunakan aplikasi navigasi dalam iPad, ia bisa mencari chart yang dibutuhkan dengan cepat. Lebih cepat dibanding dengan menggunakan buku, terangnya. Selain itu, update chart melalui Internet diakui Hari bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Kalau dulu update chart menggunakan layanan kiriman Pos, jadi butuh waktu lama, imbuh Hari. Hal terpenting bagi Hari, perangkat yang kecil ini tidak membebaninya saat harus dibawa ke mana-mana.

Perlu diketahui, minimal berat sebuah flight bag yang berisi manual-manual adalah sekitar 8 kg. EFB merupakan perangkat elektronik genggam yang berisi beragam informasi data penerbangan, dari perencanaan penerbangan hingga data navigasi. Selain itu, dengan software yang disediakan, perangkat elektronik genggam seperti iPad atau laptop juga bisa digunakan sebagai alat kalkulasi performa pesawat, mengatur berat dan keseimbangan, kalkulasi bahan bakar, dan lain sebagainya. Banyak vendor yang bekerja sama dengan Apple untuk menyediakan data-data dan aplikasi penerbangan tersebut. Untuk navigasi, Jeppesen menyediakan aplikasi Mobile FliteDeck dan FliteDeck Pro yang berisi data-data navigasi jalur udara dan bandara di seluruh dunia. Pengguna bisa men-download aplikasi ini secara gratis, namun harus membayar untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan.

Sumber : Teknorus